Tak Ada Lagi Subsidi BBM di 2014

<!– –>

Jakarta – Rencana penghapusan subsidi BBM ternyata diam-diam tengah dikaji pemerintah. Rencana awalnya, di 2014 subsidi BBM akan dihapus, dan untuk orang tak mampu mekanisme subsidi akan diubah agar tak ‘bocor’.

Dirjen Migas Evita Herawati Legowo mengatakan, wacana penghapusan premium yang sempat beredar memang bisa dilakukan, namun yang paling mungkin dilaksanakan dalam waktu dekat adalah menghapus subsidi BBM.

“Jadi bukan menghapus premium, jadi tidak semudah itu. Kalau menghapus bahan bakar kan kita harus melihat infrastrukturnya, kilangnya mampu atau tidak. Jadi yang dimaksud Menteri Keuangan adalah menghapus subsidi,” jelas Evita saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (9/5/2011).

Evita mengatakan, pemerintah sampai saat ini belum mempunyai rencana untuk menaikkan harga BBM subsidi meskipun harga minyak dunia naik tinggi. “Di perhitungan kami belum (naik). Saya kan dua minggu sekali rapat. Belum ada opsi (menaikkan harga) sama sekali,” jelas Evita.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan pemerintah akan menghapus BBM jenis premium dan juga tidak akan memberikan subsidi untuk pertamax. Kapan waktunya, masih sangat tergantung dengan koordinasi kementerian energi sumber daya mineral (ESDM) dan DPR.

Agus menegaskan, ada dua prinsip terkait pembatasan BBM bersubisi.

Pertama, premium secara bertahap yakni dihapus dari sisi subsidi maupun produknya di pasaran. Kedua, tidak akan memberikan subsidi untuk BBM jenis pertamax yang selama ini sudah dijual sesuai tingkat keekonomiannya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s