Starter Mobil

Starter Mobil

Starter. Kebanyak dari kita akan menjadi bingung ketika sudah siap duduk dibelakang kemudi dan hendak menghidupkan mesin mobil ternyata mesin mobil tidak menunjukan reaksi. Dalam perasaan bingung yang disertai berbagai pikiran tentang pekerjaan pasti membuat kita menjadi salah tingkah, bahkan bingung.

Bagi yang tahu tentang permesinan sekalipun, paling tidak menjadi tergesa- gesa. Entah karena janji akan waktu atau kepentingan lain yang sudah mendesak sehubungan dengan waktu. Dalam kondisi seperti itu umumnya pikiran yang jernih menjadi semakin jauh yang tinggal hanyalah kepanikan. Masih beruntung bagi yang memiliki mobil lain, dengan demikian ia bisa pergi dan mobil masih memiliki cukup waktu untuk diperbaiki oleh teknisi atau mencari mobil lain untuk menarik mobil mogok tersebut ke bengkel terdekat.

Perlu diketahui, tidak semua mobil mengalami hal serupa, khususnya bagi mobil yang berusia kurang dari 5 tahun atau memiliki jarak tempuh belum 50.000 km. Karena umumnya mobil dengan jarak operasi sejauh ini belum mengalami keausan yang berarti. Banyak bagian dari mobil masih baru dan terkancing dengan keras. Namun bagi mobil yang sudah agak tua, dengan jarak tempuh diatas 50.000 km, sering kali mengalami gangguan- gangguan ringan sampai berat.

Sesungguhnya untuk gangguan- gangguan ringan, Anda bisa mengatasinya, bila Anda tahu bagian mana yang perlu pertama kali diperiksa. Mungkin dengan mengatasi sedikit kekurangan tersebut jadwal Anda tidak perlu terlalu terganggu.

Dikontak mesin tidak bereaksi

Bila Anda mengalami hal seperti ini, maka pertama yang perlu diperhatikan adalah sinar lampu- lampu indicator di depan sopir, khususnya lampu dengan inisial CHG. Bila bersamaam kunci kontak diputar pada posisi start, sinar lampu berwarna suram ketika distart dan, kembali bersinar normal saat posisi kontak pada posisi on. Kejadian ini bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama karena ada kemacetan pada motor starter dan kedua battery (aki) sudah lemah.

Pertama: Kemacetan pada motor starter bisa mulai dari ringan sampai berat. Namun yang umum pada mobil tua adalah gigi starter terkait macet terhadap Ring Gear (Fly Wheel/ roda gendeng). Untuk mengatasi hal tersebut, gigi transisi pada posisi 2 atau 3, tidak menginjak kopling, kontak pada posisi off dan kemudian mobil di goyang- goyang. Diharapkan dengan gerakan tersebut gigi yang macet bisa terasi. Sekarang mesin bisa dihidupkan.

Lain kali kejadiannya bisa berbeda. Kontak diputar terdengar bunyi, tik- tak tik- tak seirama tangan memutar kontak. Kejadian ini, nyaris penyebabnya sama dengan contoh diatas, yakni ketika kontak start, gigi motor starter tidak mau mengait ring gear. Gigi motor starter hanya menabrak sisi luar dari gigi fly wheel. Hal ini bisa disebabkan oleh gigi motor starter yang tidak mulus bekerja. Sehingga ketika menyinggung permukaan, gigi tidak mau menyesuaikan diri dengan ring gear pada fly wheel. Setelah Anda memutar- mutar kunci kontak, maka suatu ketika mesinpun mau berputar. Bila cara ini digunakan terus menerus dikawatirkan suatu saat akan merusak ring rear yang nilai cukup mahal. Cara yang tepat adalah membongkar motor starter dan kemudian mengganti starter clutch (kopling gigi starter). Sesekali teknisi bisa mengatasi dengan cara memberikan sejumlah pelumas ke system kopling starter tersebut. Namun yang paling baik adalah mengganti dengan komponen baru. Bila ditanya kapan seharusnya komponen ini diganti, umumnya setelah 10 tahun dengan jarak tempuh diatas 200.000 km.

Kedua: Aki yang sudah lemah.

Setelah beberapa kali memutar kontak, maka sinar akan semakin suram dan bahkan suatu ketika tidak ada suara apa- apa lagi. Kejadian ini umumnya dialami oleh mobil yang sudah menggunakan aki tersebut selama lebih dari 2 tahun. Bagi mesin bensin, bila dirumah ada adaptor maka bisa mengisi aki dengan adaptor selama kurang lebih 15 menit dan mobil bisa distart lagi. Namun bagi mesin solar butuh waktu pengisian lebih lama.

Kendati demikian perlu dipahami bahwa gejala aki melemah tidak datang sekonyong konyong. Semula mobil tidak bisa distart setelah 2 hari diparkir, kemudian sehari dan terakhir bila ditinggal 8 jam sudah kehilangan daya menyimpan arus aki, yang umumnya terjadi ketika pagi hari. Dengan mengganti aki baru, dijamin sudah beres.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s